Perlukah Memberikan Minyak Ikan untuk Bayi?

Perlukah Memberikan Minyak Ikan untuk Bayi?

Banyak orang percaya bahwa minyak ikan mengandung nutrisi omega-3 yang baik untuk kesehatan. Tapi, apakah perlu memberikan minyak ikan untuk bayi?

Saat masih bayi, anak Anda memerlukan berbagai macam nutrisi agar bisa tumbuh dan berkembang. Tapi, sebagai orang tua, Anda juga perlu waspada dalam memberikan asupan nutrisi bagi bayi.

Jangan sampai, Anda tidak memantau asupan nutrisi anak dengan baik, sehingga mereka mengonsumsi sesuatu yang tidak seharusnya dikonsumsi saat masih bayi.

Cara memberikan minyak ikan untuk bayi

Sebenarnya, membersihkan minyak ikan pada bayi Anda bukanlah hal yang buruk. Hanya saja, Anda harus berhati-hati dalam memberikan dosis minyak ikan tersebut.

Karena, tidak semua suplemen minyak ikan ditujukan untuk pengguna segala usia. Beberapa suplemen mungkin tidak cocok diberikan kepada bayi.

Oleh sebab itu, pastikan Anda menggunakan suplemen minyak ikan yang aman untuk bayi Anda. Setelah itu, berikan sesuai dengan dosis dan anjuran pemakaian yang ada pada kemasan, atau konsultasikan lebih dulu dengan dokter.

Umumnya, dosis minyak ikan untuk bayi yang dianjurkan adalah sebanyak 0.5 gram. Ini dosis untuk bayi berusia 0 sampai dengan 12 bulan. Dosis tersebut akan terus mengalami peningkatan seiring bertambahnya usia anak Anda. 

Mengapa bayi memerlukan minyak ikan?

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, minyak ikan kaya akan omega-3. Ini adalah salah satu nutrisi yang penting bagi kesehatan, baik untuk bayi, anak-anak, maupun orang dewasa.

Ada banyak manfaat omega-3 bagi kesehatan bayi Anda. Beberapa manfaat tersebut berupa:

Mengurangi gejala asma

Minyak ikan untuk bayi dipercaya mampu mengurangi gejala asma. Secara khusus, gejala yang diredakan berupa sesak napas, nyeri dada, serta batuk. 

Khasiat ini bukan hanya bisa dirasakan oleh penderita asma yang masih anak-anak. Bahkan, penderita dewasa pun juga bisa menggunakan minyak ikan untuk meredakan gejala asma mereka. 

Meningkatkan kesehatan otak

Banyak orang tua yang memberikan minyak ikan pada anak, dengan harapan anak bisa menjadi lebih unggul dalam segi pendidikan. Kepercayaan ini datang dari kemampuan omega-3 pada minyak ikan untuk meningkatkan kesehatan otak.

Penelitian telah membuktikan bahwa anak yang mendapatkan asupan omega-3 yang memadai memiliki kemampuan belajar yang lebih unggul. Selain itu, kemampuan memori anak pun akan menjadi lebih berkembang. 

Meningkatkan kualitas tidur

Tidak sedikit bayi dan anak-anak yang mengalami gangguan tidur. Anda bisa mencegah masalah ini dengan memberikan minyak ikan untuk bayi sejak dini.

Selain itu, sebagai orang tua, Anda juga bisa membiasakan diri untuk mengonsumsi asam lemak omega-3 dari minyak ikan di masa kehamilan. Ini bisa memperbaiki pola tidur bayi ketika sudah dilahirkan nantinya. 

Adakah efek samping minyak ikan?

Suplemen minyak ikan juga bisa minyak ikan juga bisa memberikan efek samping. Akan tetapi, efek samping ini cenderung ringan dan bisa membaik dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Efek samping tersebut meliputi:

  • Bau mulut
  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Mual dan diare
  • Maag

Ini adalah efek samping yang sangat umum terjadi. Guna meminimalisir risiko efek samping, pastikan anak Anda mengonsumsi minyak ikan sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Jika ingin memberikan minyak ikan untuk bayi dengan lebih aman, Anda bisa berkonsultasi lebih dulu dengan dokter Anda. Tanyakan mengenai produk suplemen minyak ikan yang aman bagi bayi, serta cara pemberian yang paling tepat.