Redakan Nyeri Sendi hingga Demam dengan Neo Rheumacyl

Nyeri pada otot dan sendi pasti sangat mengganggu aktivitas. Untuk meredakannya bisa dengan Neo rheumacyl. Neo rheumacyl juga mampu meredakan nyeri lainnya, seperti nyeri haid, sakit kepala, sakit gigi, hingga demam. 

Paracetamol dan ibuprofen merupakan kandungan utama yang terdapat di dalam Neo rheumacyl. 

Sudah menjadi rahasia umum jika paracetamol memiliki manfaat sebagai pereda nyeri atau painkiller dan juga demam.

Sedangkan ibuprofen merupakan anti peradangan dan termasuk ke dalam nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAID). 

Neo rheumacyl merupakan obat golongan bebas terbatas. Obat ini dijual dalam bentuk tablet dan dikemas dalam strip dengan isi 10 – 20 tablet. 

Harga jualnya sekitar Rp 7.500 hingga Rp 13.000. Untuk penyimpanan, Neo rheumacyl disarankan untuk diletakkan pada suhu ruang di bawah 30 derajat celcius. 

Dosis dan cara pemakaian

Obat tablet ini bisa dikonsumsi setelah makan. Caranya dengan ditelan dengan segelas air putih. 

Neo rheumacyl dapat dikonsumsi untuk usia dewasa dan juga anak- anak. Untuk dosis orang dewasa bisa mengonsumsinhya tiga kali sehari satu tablet dalam jangka waktu 4 hingga 6 jam. 

Sementara untuk anak-anak bisa mengonsumsi ½ atau 1 tablet dua hingga tiga kali sehari dalam jangka waktu 6 hingga 8 jam. 

Namun dalam beberapa kasus, akan mendapatkan dosis yang berbeda sesuai dengan anjuran dokter. Setiap dosis biasanya tergantung usia dan juga kondisi yang dialami. Sehingga jika memiliki kondisi tertentu bisa konsultasikan lebih dulu pada dokter. 

Efek samping

Neo rheumacyl memiliki beberapa efek samping yang mungkin terjadi. Seperti mual, ruam kulit, pusing, gangguan fungsi hati, penglihatan kabur, mulas, diare, hingga pendarahan lambung. 

Obat ini juga memiliki kontradiksi bagi beberapa pasien yang memiliki indikasi seperti hipersensitif terhadap paracetamol, ibuprofen, atau AINS lainnya. Lalu ulkus peptikum akut, pasien asetosal atau NSAID lain yang memiliki gejala asma, rhinitis atau urtikaria serta ibu hamil dalam trimester ketiga. 

Kandungan ibuprofen pada Neo rheumacyl tidak dianjurkan bagi ibu hamil dan juga ibu menyusui. Jika ibu hamil mengalami keluhan sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter dan bidan sebelum mengonsumsi obat apapun. 

Tidak semua orang akan mengalami efek samping. Tetapi jika ada rasa khawatir terhadap efek samping yang kemungkinan akan terjadi, sebaiknya lebih dulu konsultasikan pada dokter untuk memastikan kondisi kita. 

Terdapat beberapa obat-obatan yang setelah diminum disarankan tidak dibarengi dengan makanan atau minuman tertentu untuk menghindari interaksi yang tak diinginkan. 

Bukan hanya makanan atau minuman, bahkan juga obat. Neo rheumacyl sebaiknya tidak dikonsumsi bersama dengan warfarin, kortikosteroid, SSRI, dan juga aspirin. 

Karena akan memicu interaksi obat yang dapat meningkatkan risiko pendarahan. Selain itu tidak dianjurkan mengonsumsi alkohol setelah minum paracetamol. 

Saat mengonsumsi obat juga perlu hati-hati mengalami overdosis. Ketika Neo rheumacyl digunakan berlebihan dan mengalami overdosis, ada beberapa gejala yang ditimbulkan. 

Seperti dengung pada telinga, diare, sulit bernapas, tekanan darah menjadi lemas, hingga tidak sadarkan diri. Jika mengalami kondisi ini sebaiknya segera hubungi medis. 

Neo rheumacyl bukan merupakan obat jangka panjang. Sehingga jika demam sudah mereda dan rasa nyeri pada sendi serta otot juga sudah hilang, sebaiknya hentikan pemakaian obat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *