5 Cara Cepat  Merawat Luka Perineum Pasca Persalinan

5 Cara Cepat Merawat Luka Perineum Pasca Persalinan

Usai persalinan, seorang ibu tidak hanya fokus merawat bayi namun juga kondisi kesehatannya. Salah satu yang bisa dilakukan adalah perawatan perineum, yaitu daging tipis yang terletak di antara anus dan vagina. Lapisan tersebut dapat robek ketika ibu hamil mengejan saat persalinan.  Meski begitu, jangan khawatir, sebab 9 dari 10 ibu yang melahirkan melalui vagina dapat mengalami perineum robek. Yang perlu diperhatikan adalah derajat robeknya perineum yang memungkinkan dialami berbeda-beda oleh setiap wanita. 

Penyebab Robeknya Perineum

Robeknya perineum dipengaruhi berbagai faktor, di antaranya adalah:

  • Ibu hamil yang baru melahirkan untuk pertama kalinya
  • Sebelumnya sudah pernah mengalami perineum robeknya
  • Bayi yang dilahirkan memiliki berat badan lahir yang cukup besar, yaitu 4 kg ke atas.
  • Pundak bayi mengalami distosia bahu saat dilahirkan yaitu pundak bayi yang tersangkut di jalan lahir.
  • Bayi yang lahir dengan bantuan alat tertentu, contohnya forsep.
  • Ibu yang melahirkan dalam posisi sungsang.

Ada empat tingkatan robeknya perineum yang dibagi sesuai dengan tingkat keparahannya. Tiingkatan pertama ditandai dengan adanya perineum robek sedikit sehingga tidak memerlukan tindakan lanjutan. Biasanya luka tersebut dapat sembuh dengan sendirinya apabila mendapatkan perawatan yang benar.  Tingkat kedua, luka perineum menembus hingga otot dan harus diatasi dengan cara dijahit. Robeknya perineum pada tingkatan ketiga dan keempat menembus hingga  jaringan atau bahkan sampai anus, sehingga harus melalui prosedur operasi kecil.

5 Cara Cepat Perawatan Perineum

Penanganan pada kondisi ini tergantung dengan tingkat keparahan robekan. Perawatan dilakukan untuk memberikan rasa nyaman sekaligus menghindari risiko terkena infeksi di area kewanitaan pasca persalinan. Cara perawatan luka perineum yang bisa dilakukan adalah:

  1. Menjaga Kebersihan Area Perineum

Anda  tetap dianjurkan untuk mandi secara rutin dan menjaga kebersihan badan serta area perineum. Jika bekas jahitan menimbulkan rasa nyeri saat buang air kecil, Anda boleh membasuhnya dengan air hangat namun tidak diperkenankan untuk berendam di air panas. Hal tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan pendarahan yang lebih parah. Pastikan juga area perineum tidak lembab meski tengah menjalani fase pasca-persalinan. 

  1. Konsumsi Makanan Berserat dan Perbanyak Air Putih

Makanan berserat seperti sayur dan buah serta minum air putih dapat menghindarkan Anda dari risiko konstipasi. Sebab seseorang yang mengalami pasca-persalinan biasanya merasakan susah buang air besar. Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi suplemen atau obat tanpa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Obat dan suplemen tersebut  termasuk obat tradisional maupun jamu.

  1. Minum Obat Pereda Nyeri 

Luka pada perineum tidak jarang menimbulkan rasa nyeri. Untuk mengatasinya, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti ibuprofen, paracetamol, maupun obat yang sudah diresepkan oleh dokter. 

  1. Tunda Berhubungan Seksual

Wanita yang mengalami pasca-persalinan dianjurkan untuk tidak berhubungan seksual selama masa nifas. Biasanya aktivitas tersebut dianjurkan ditunda hingga berakhirnya perawatan perineum, yaitu setidaknya empat minggu pasca-persalinan.

  1. Hindari Melakukan Aktivitas Berat

Selama proses penyembuhan, hindari untuk beraktivitas berat seperti mengejan dan mengangkat benda berat beberapa hari setelah luka dijahit. Anda juga dapat melakukan senam  untuk mempercepat proses penyembuhan luka jahitan dan memperkuat otot. Upayakan untuk istirahat dengan optimal dan kurangi beraktivitas yang terlalu berat. 

Lamanya perawatan perineum tergantung dari Anda menjaga kebersihan, pola hidup yang sehat, intensitas bergerak, dan makanan bergizi yang Anda konsumsi. Perawatan perineum yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko terjadinya infeksi. Itulah sebabnya, penting untuk berkonsultasi dengan dokter saat menjalani fase pasca-persalinan. 

Apakah Aman Untuk Dilakukan Water Birth ?

Melahirkan di air dapat atau water birth mempercepat kelahiran tetapi tidak lepas dari risiko tertentu

Anda dan bayi Anda aman proses melahirkan di air jika Anda sehat dan kehamilan Anda berjalan dengan baik. Melahirkan di air berarti menggunakan kolam kelahiran selama tahap pertama persalinan. Ini adalah saat Anda mengalami kontraksi, sebelum tahap ketika Anda mendorong bayi Anda keluar.

Namun, belum ada cukup bukti untuk mengatakan apakah benar-benar melahirkan di air lebih aman, atau kurang aman, dibandingkan melahirkan di luar air. Namun, penelitian yang dilakukan sejauh ini menunjukkan bahwa kesehatan bayi yang lahir di air dan bayi yang lahir di udara, serupa. Studi melihat skor Apgar, yang merupakan cara untuk mengukur kesehatan bayi saat lahir.

Bidan Anda akan selalu mengikuti panduan tertentu untuk mengurangi risiko kesehatan apapun bagi Anda dan bayi Anda selama melahirkan di air. Ini termasuk:

  • Memutuskan apakah aman bagi Anda untuk melahirkan di air, baik selama kehamilan atau persalinan itu sendiri.
  • Membersihkan kolam dengan benar untuk mengurangi risiko infeksi.
  • Menjaga air pada suhu yang nyaman untuk Anda, dan tidak lebih panas dari 37,5 derajat C.

Anda mungkin khawatir bayi Anda akan menghirup air jika ia lahir di kolam bersalin dan mencoba mengambil napas pertamanya sebelum ia mencapai permukaan. Namun, refleks pernapasan pada bayi baru lahir yang sehat tidak akan bekerja sampai wajah, hidung, dan mulutnya dirangsang oleh paparan udara.

Saat Anda melahirkan di dalam air, bidan Anda akan menjelaskan kepada Anda bagaimana menjaga pantat dan kepala bayi Anda di bawah air sampai seluruh tubuhnya lahir. Ini mencegah refleks pernapasannya dimulai terlalu cepat.

Water birth tidak untuk semua wanita yang menjalani persalinan. Beberapa kriteria yang digunakan untuk memilih wanita yang cocok untuk cara melahirkan alami ini antara lain:

  • Kehamilan risiko rendah yang sehat
  • Janin tunggal dengan presentasi kepala
  • 37 minggu atau lebih hamil
  • Tidak ada infeksi HIV, HBV atau HCV
  • Ketuban utuh atau pecah kurang dari 18-24 jam
  • Jika ketuban pecah, cairan ketuban jernih
  • Detak jantung janin normal

Keamanan untuk bayi

Suhu air

Jika suhu air terlalu panas atau terlalu dingin dapat menyebabkan stres yang tidak semestinya bagi bayi Anda. Suhu dipertahankan mendekati 98 derajat dan wanita yang bekerja didorong untuk tetap terhidrasi dan nyaman. Detak jantung bayi Anda mungkin meningkat jika kepanasan. Denyut jantung yang cepat juga bisa mengindikasikan infeksi atau kesusahan, jadi harus dievaluasi dengan hati-hati.

Pernafasan

Kekhawatiran lain untuk bayi Anda adalah apa yang terjadi jika bayi Anda lahir di water birth dan kemudian mencoba mengambil napas. Kita tahu bahwa bayi sehat yang tidak dalam keadaan tertekan akan mulai bernapas hanya ketika dia merasakan udara sejuk di mulut dan hidungnya. Jadi, jika Anda melahirkan di bak mandi, pantat dan pinggul Anda harus benar-benar terendam air untuk mencegah bayi Anda bernapas. Jika panggul Anda sebagian masuk dan sebagian keluar dari air selama kelahiran yang sebenarnya, udara dapat menyentuh mulut bayi Anda dan ia dapat menghirupnya sebelum seluruh kelahiran selesai. Setelah lahir, bayi Anda diangkat dengan lembut ke permukaan dan digendong di lengan Anda dengan wajah keluar dari air. Kemudian bayi Anda akan mulai bernapas dengan aman.

Panas tubuh

Bayi bisa kehilangan panas dengan sangat cepat. Penting untuk memastikan air tempat bayi Anda lahir setidaknya memiliki suhu tubuh. Dengan begitu, bayi tidak akan kedinginan. Bayi yang kedinginan menggunakan lebih banyak oksigen dan bisa jadi lambat bernapas dan menyusu.

Infeksi

Infeksi dapat terjadi dari dua sumber. Salah satu sumbernya adalah kuman yang mungkin Anda bawa ke dalam atau di tubuh Anda dan sumber lainnya adalah kuman yang mungkin ada di kolam atau air. Karena kelahiran selalu melibatkan pelepasan cairan tubuh, para peneliti telah melihat potensi infeksi. Selama kelahiran, Anda akan kehilangan cairan dari kantong air, buang air kecil, darah dan kadang-kadang tinja. Cairan dari kantong berisi air dan urin biasanya steril. Biasanya tidak ada kuman dalam cairan tubuh itu. Darah dapat membawa bakteri dan virus. Kotoran biasanya membawa bakteri dan jenis organisme lainnya. Penelitian saat ini menunjukkan bahwa sebagian besar kuman tidak dapat hidup lama di air hangat yang mengandung klor. Air kota memiliki klorin di dalamnya untuk membunuh kuman, dan air kota adalah yang masuk ke bak kita sehingga kemungkinan infeksi karena kontaminasi air sangat kecil. Juga, jika ada bakteri atau virus dalam produk atau cairan tubuh, jumlahnya menipis dengan paparan bak besar berisi air. Itu membuat kuman kurang mampu menyebabkan infeksi.

Sebuah liner bak dan selang baru digunakan dengan setiap pasien. Bak menjalani proses pembersihan menyeluruh dengan produk pembersih khusus yang membunuh kuman setelah digunakan. Untuk mencegah infeksi silang antara Anda dan penyedia layanan kesehatan, petugas kesehatan mengenakan sarung tangan dan gaun khusus selama pemeriksaan dan kelahiran.

Gangguan janin

Persalinan membuat Anda dan bayi Anda stres. Alam telah memperlengkapi bayi dan ibu yang sehat untuk mengatasi stres itu. Gawat janin terjadi ketika kemampuan bayi Anda untuk mengatasi persalinan terganggu dalam beberapa cara. Masalah dapat muncul dalam persalinan dan dikenali oleh perubahan detak jantung bayi, atau masalah mungkin muncul segera setelah lahir. Terkadang bayi yang stres akan buang air besar di cairan ketuban sebelum dilahirkan. Memeriksa bagaimana bayi menangani persalinan dilakukan dengan cara yang sama untuk semua bayi baik Anda melahirkan atau tidak. Biasanya bayi dimonitor secara elektronik selama 20 menit atau lebih ketika Anda pertama kali tiba di rumah sakit. Pada persalinan aktif, detak jantung setiap bayi dipantau dengan Doppler tahan air (stetoskop khusus) setiap 15 menit. Jika ada indikasi bahwa bayi Anda mengalami masalah, Anda mungkin diminta untuk meninggalkan bak mandi dan monitor detak jantung elektronik akan digunakan.

Tali pusar

Tali pusar bervariasi panjangnya. Saat water birth bayi diangkat ke permukaan air, penting agar tali pusar tidak ditarik. Menarik tali pusar dengan kuat dapat merobeknya, yang dapat menyebabkan bayi kehilangan darah melalui tali pusat. Ini adalah peristiwa langka. Bidan akan membantu Anda membawa bayi ke permukaan dengan lembut agar tali pusat tidak tertarik.

Saat lahir, biasanya ditemukan tali pusar yang melilit di leher bayi. Ketika kelahiran terjadi di bawah air, kita mungkin harus membuka tali pusat atau memindahkan bayi melalui tali pusat seperti yang kita lakukan ketika kelahiran terjadi di luar bak mandi. Kadang-kadang, bidan mungkin meminta ibu untuk mengubah posisi atau berdiri untuk membuka tali pusat.

5 Cara Mengobati Jerawat di Kepala, Bisa dengan Bahan Alami Juga

Jerawat tidak hanya muncul di kulit wajah dan tubuh, tapi ternyata muncul juga di kepala. Jerawat di kepala ini mungkin jarang terjadi. Namun, saat sudah muncul, biasanya akan terasa gatal, ngilu, dan mengganggu. 

Secara umum, jerawat di kepala ini muncul karena pori-pori atau folikel rambut tersumbat. Saat sel kulit mati, sebum, dan bakteri masuk ke pori-pori dan terjebak, maka inilah yang akan menjadi jerawat.

Cara Mengatasi Jerawat di Kulit Kepala

Namun, ada beberapa cara untuk mengatasi jerawat di kepala yang perlu diketahui.

  1. Menggunakan sampo khusus antibakteri

Jika sampo dan kondisioner yang digunakan menjadi penyebab munculnya jerawat di kepala, maka sudah saatnya Anda beralih menggunakan sampo antibakteri.

Sampo jenis ini bisa secara bebas ditemukan di toko atau apotek terdekat yang menjual alat kesehatan. Jika bingung memilih sampo antibakteri yang mana akan digunakan, ada baiknya berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan rekomendasi terbaik.

Jika sudah menggunakan sampo antibakteri, Anda juga perlu mengetahui cara penggunaannya yang tepat.

Anda perlu mendiamkan sejenak sampo sebelum dibilas menggunakan air bersih. Hal ini bertujuan agar kandungan sampo bekerja lebih maksimal mengusir bakteri penyebab jerawat di kepala

  1. Oleskan essential oil

Anda juga bisa menggunakan minyak esensial seperti tea tree oil dan jojoba oil. Berbagai jenis minyak esensial ini diyakini dapat mengusir bakteri penyebab jerawat di kulit kepala.

Apalagi tea tree dikenal memiliki manfaat khusus membasmi bakteri, lalu ada jojoba oil yang bekerja dengan mengurangi peradangan di kulit kepala. 

Cara penggunaannya juga mudah, cukup dengan menuangkan beberapa tetes minyak esensial pada sampo yang Anda gunakan. 

  1. Menggunakan produk perawatan yang bebas minyak

Untuk menghilangkan jerawat di kepala bisa dengan memilih produk perawatan rambut yang bebas minyak. Sebab produk ini tidak rentan menyumbat pori-pori kulit. Pilihlah gel rambut, hairspray, atau pomade yang tidak mengandung sulfat.

  1. Hindari memencet jerawat

Jerawat yang muncul di kulit kepala tidak boleh dipencet. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya infeksi yang lebih parah bahkan peradangan. 

Lebih buruk lagi jika jerawat semakin masuk jauh ke dalam lapisan kulit sehingga membuat infeksi yang terjadi sembuh lebih lama.

  1. Menggunakan obat jerawat resep dokter

Biasanya akan butuh waktu yang cukup lama untuk mengobati jerawat, yaitu sekitar 4-8 minggu. Jika pengobatan rumahan yang dilakukan tidak kunjung berhasil, maka segera konsultasikan ke dokter.

Tak ada salahnya untuk mengobati permasalahan rambut di dokter seperti jerawat di kulit kepala ini. Mungkin saja kondisi yang Anda alami membutuhkan obat dari dokter untuk mengurangi peradangan yang terjadi.

Pengobatan Menggunakan Bahan Alami

Selain itu, ada pula berbagai bahan alami yang diyakini dapat membantu mengatasi jerawat di kepala hingga tidak menjadi parah.

  • Tomat

Tomat tidak hanya mengandung asam salisilat, tapi juga bisa mengatur pH yang sehat untuk kulit kepala dan rambut. Sehingga tomat dikenal sebagai obat alami untuk permasalahan jerawat di kepala.

  • Sari cuka apel

Cuka apel mengandung antioksidan dan senyawa antimikroba yang dapat membantu mengembalikan tingkat pH di kulit. Anda bisa mencampur cuka apel dengan air agar tingkat keasamannya berkurang.

  • Bawang putih

Bawang putih juga kaya akan antioksidan dan mengandung antivirus serta antijamur. Anda bisa membuat air rebusan bawang putih, lalu gunakan air tersebut untuk membilas kepala.

  • Minyak kelapa

Minyak kelapa juga bisa mengatasi jerawat di kulit kepala, lho. Hal ini karena dalam minyak kelapa terkandung antimikroba dan antiinflamasi. 

  • Tea tree oil

Tea tree oil dikenal sebagai obat jerawat alami. Sebab, dalam minyak ini mengandung senyawa antiinflamasi dan antimikroba yang efektif membuka pori-pori kulit kepala dan mengurangi inflamasi.

  • Jojoba oil

Minyak jojoba ini kaya akan vitamin C. Selain itu juga mengandung senyawa antibakteri dan nonkomedogenik. Dengan begitu, minyak ini bisa menghilangkan minyak berlebih di kulit kepala dan rambut, serta dapat membuka pori-pori. 

  • Lidah buaya

Lidah buaya juga termasuk bahan yang baik dalam mengobati jerawat. Di dalam lidah buaya ini terkandung sifat regeneratif dan antiinflamasi yang bisa meredakan iritasi di kulit kepala. 

  • Minyak esensial melati

Minyak esensial melati merupakan salah satu minyak yang juga bisa mengatasi jerawat di kulit kepala. Hal ini karena adanya kandungan asam benzoat yang bisa menghilangkan sel kulit mati dan mencegah munculnya jerawat di kulit kepala.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi jerawat di kepala. Bahan-bahan alami tersebut juga mudah didapatkan.

Informasi Biaya Paket Kesehatan di Prodia Bima

Pemeriksaan kesehatan penting untuk dilakukan sebagai upaya mendeteksi terjadinya permasalahan pada tubuh. Di samping itu, hasil medical check up juga berpengaruh pada keputusan medis yang berhubungan dengan kondisi kesehatan Anda. Bagi Anda yang berdomisili di Nusa Tenggara Barat dan hendak melakukan cek kesehatan, kami rekomendasikan menggunakan fasilitas laboratorium yang ada di Prodia Bima.


Macam-macam Tes Darah

Ada banyak tes kesehatan yang bisa Anda gunakan. Tes darah merupakan jenis pemeriksaan kesehatan yang paling umum dilakukan untuk mengetahui kondisi tubuh. Berikut beberapa jenis tes darah untuk mendeteksi masalah kesehatan:

  1. Periksa diabetes atau penyakit gula

Pemeriksaan kadar gula darah biasa dilakukan untuk mendiagnosis penyakit diabetes. Penderita diabetes dianjurkan untuk cek kadar gula secara berkala guna mencegah komplikasi yang ditimbulkan penyakit  tersebut. Selain itu, menjaga kesehatan dengan pola makan dan olahraga teratur juga sangat direkomendasikan. Diabetes memang tidak dapat disembuhkan, namun Anda mampu mengupayakan untuk tetap hidup sehat dan bugar.

  1. Periksa fungsi ginjal

Kerusakan ginjal pada umumnya dapat terdeteksi ketika sudah mencapai tahap yang cukup mengkhawatirkan. Pada tahap tersebut kondisi tubuh mulai sulit untuk diobati. Melalui pemeriksaan ini, Anda dapat mengetahui seberapa baik kinerja ginjal hingga mendeteksi gangguan pada organ tersebut beserta tingkat keparahannya.

Untuk pemeriksaan fungsi ginjal, pemeriksaan dilakukan menggunakan tes urin. Apabila urin mengandung zat-zat yang tidak wajar, maka kemungkinan besar ginjal mengalami gangguan dan segera ditangani sebelum terjadi kerusakan yang parah.

  1. Periksa fungsi hati

Hati sebagai organ vital bertanggung jawab terhadap banyak hal, mulai dari mencegah infeksi, membersihkan darah dari racun, hingga membantu organ-organ pencernaan. Gangguan pada organ hati akan mengganggu keseimbangan tubuh, maka dari itu perlu dideteksi sebelum menimbulkan komplikasi serius dan kerusakan yang parah.

Tes pemeriksaan fungsi hati bertujuan untuk melihat kondisi dan kinerja hati secara keseluruhan. Bagi mereka yang mengalami masalah pada organ ini dan sedang menjalani pengobatan, tes bisa dilakukan untuk melihat efektivitas dari pengobatan yang dikonsumsi.

  1. Pemeriksaan premarital pada wanita

Tes premarital umumnya dilakukan oleh pasangan yang hendak menikah. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya riwayat penyakit menular dan penyakit turunan mempengaruhi kesuburan pasangan, Selain itu, pemeriksaan premarital pada wanita dilakukan supaya tidak ada dampak buruk bagi kesehatan yang mungkin dialami calon bayi.

  1. Pemeriksaan risiko penyakit menular seksual (PMS).

Mereka yang aktif berhubungan seks dan berganti-ganti pasangan berisiko terkena penyakit menular seksual. Penyakit ini ditularkan lewat aktivitas seks yang tidak aman sehingga menimbulkan infeksi. Dengan melakukan medical check up, keberadaan penyakit  dapat terdeteksi dengan cepat dan segera ditangani sebelum menimbulkan masalah kesehatan yang lain.

Masih ada banyak lagi pilihan jenis tes kesehatan yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Berikut informasi seputar estimasi biaya medical check up di Lab Prodia Bima:

  1. Panel Wellness Basic (Rp 1.660.000);

Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi adanya penyakit kardiometabolik seperti hipertensi, penyakit jantung dan diabetes.

  1. Panel Wellness Medium (Rp 3.754.000)

Selain mendeteksi keberadaan penyakit kardiometabolik (faktor risiko terjadinya penyakit jantung), ada penambahan rasio albumin – kreatinin urin dan juga EKG pada pemeriksaan Wellness Medium ini.

  1. Panel Wellness Premium Pria (Rp 7.506.000)

Pemeriksaan jenis ini bertujuan untuk mendeteksi risiko kemunculan penyakit dengan tingkat angka kejadian yang tinggi pada pria, seperti kanker prostat dan kanker kolorektal. Sama seperti sebelumnya, Anda juga dapat mengetahui keberadaan penyakit kardiometabolik setelah menjalani pemeriksaan.

  1. Panel Wellness Premium Wanita (Rp 8.239.000)

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi risiko kemunculan penyakit dengan tingkat kejadian yang tinggi pada wanita seperti kanker servik dan kanker payudara. Di samping itu, Anda juga dapat mengetahui keberadaan penyakit kardiometabolik seperti hipertensi dan diabetes setelah menjalani pemeriksaan.

Ada beragam opsi lokasi medical check up yang dapat Anda kunjungi, salah satunya ialah laboratorium Prodia Bima yang terletak pada alamat berikut: 

BIMA – NTB

Jl. Sukarno Hatta No.39D, Bima

Phone: 1500830

7 Cara Merawat Tubuh Agar Tetap Sehat dan Bercahaya

Untuk bisa mendapatkan tubuh sehat maka diperlukan perawatan dari luar dan dalam. Keseimbangan ini bisa menghasilkan tubuh yang sehat dan juga kulit yang bercahaya. Salah satu produk yang bisa menjaga kesehatan kulit Anda dari luar adalah dengan menggunakan body oil secara teratur untuk mendukung perawatan dari dalam.

Merawat tubuh, terutama bagian kulit, memang harus dilakukan oleh semua orang. Akan tetapi, memiliki kulit tubuh yang sehat dan terawat menjadi aset tersendiri yang harus dijaga sejak dini. Untuk memiliki kulit tubuh yang sehat dan terjaga, Anda bisa mencoba melakukan beberapa hal berikut ini.

1. Mandi dengan Rutin

Baik Anda beraktifitas di dalam atau di luar ruangan pasti Anda akan terpapar debu dan kotoran. Supaya kotoran dan debu tidak bersarang lama di tubuh Anda maka Anda harus mandi secara rutin. Selain membantu menghilangkan kotoran dan debu, mandi juga bisa membuat Anda tetap segar dan menyehatkan badan.

Ketika mandi, ada baiknya gunakan sabun yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Jangan lupa untuk mencuci wajah menggunakan sabun muka yang cocok dengan kulit. Mandi secara rutin bisa menghilangkan kotoran sepenuhnya dari tubuh Anda setelah atau sebelum beraktivitas.

2. Gunakan Produk Perawatan Kulit

Mandi saja tidak cukup untuk membuat kulit dan tubuh Anda tetap sehat. Apabila terlalu sering menggunakan air pada tubuh ternyata bisa menyebabkan kulit kering. Supaya hal itu tidak terjadi maka Anda harus menyertai kegiatan mandi ini dengan produk perawatan kulit yang bisa mengembalikan keadaan kulit seperti semula.

Untuk menghindarkan kulit kering, Anda bisa menggunakan pelembab kulit dan usahakan untuk menggunakan pelembab yang sesuai dengan kulit wajah. Namun, apabila Anda ingin agar kelembaban kulit lebih lama terjaga maka ada baiknya untuk menggunakan body oil yang cocok untuk semua jenis kulit, sekalipun kulit sensitif.

3. Jangan Lupa Gunakan Sunblock

Untuk menghindari terkena masalah kulit ketika beraktivitas di luar ruangan, jangan lupa untuk menggunakan sunblock. Dengan menggunakan produk ini Anda bisa menghindarkan kulit Anda dari kemungkinan kulit gosong dan kanker kulit. Pilihlah produk sunblock yang mengandung SPF tinggi untuk mendapatkan hasil terbaik.

4. Konsumsi Makanan Sehat

Ingatlah, perawatan tubuh perlu juga dilakukan dari dalam. Kulit akan nampak lebih bercahaya ketika keadaan tubuh Anda sehat. Utamakan mengonsumsi makanan yang bisa memberikan nutrisi terbaik bagi kulit seperti makanan yang mengandung omega 3, antioksidan, dan berbagai makanan alami lainnya.

5. Hindari Stres

Tingkat stres yang tinggi bisa ikut menyumbangkan kondisi kulit yang buruk. Oleh sebab itu, sebisa mungkin Anda menghindari stres tinggi dan berkepanjangan. Cara menghindari stres ini bisa dilakukan dengan melakukan aktivitas yang santai di alam terbuka, perawatan tubuh di salon, dan lain sebagainya.

6. Kurangi Begadang

Kualitas dan kuantitas tidur yang rendah juga bisa membuat keadaan kulit menjadi buruk. Apabila Anda kurang tidur dan sering begadang maka kemungkinan besar kulit Anda akan terlihat kusam, tidak sehat dan tidak bercahaya. Oleh karena itu, usahakan untuk tidur dengan cukup dan bangun lebih awal.

7. Hindari Pola Hidup Buruk

Kebiasaan buruk seperti merokok, konsumsi alkohol, makan makanan cepat saji bisa memperburuk keadaan kulit. Jika Anda ingin kulit tetap sehat hingga usia senja, mulai benahi juga pola hidup Anda. Minimalisir aktivitas yang merugikan kesehatan tubuh dan hindari mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

Walau body oil bisa membantu Anda menjaga kondisi kulit tubuh Anda, pada akhirnya kebiasaan hidup Anda sehari-hari yang paling memberi pengaruh besar terhadap kesehatan tubuh dan kulit. Biasakan konsumsi makanan sehat dan aktivitas seimbang untuk mendapatkan kulit sehat dan bercahaya.

Macam-Macam Keluhan Ibu Hamil

Macam-Macam Keluhan Ibu Hamil

Selama menjalani kehamilan, seorang ibu pasti merasakan perubahan di tubuhnya. Hal ini diakibatkan perubahan hormon di dalam tubuh. Perubahan ini dapat menyebabkan keluhan ibu hamil, seperti sakit kepala, GERD, dan kontraksi. Bahkan beberapa keluhan ibu hamil juga bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan tertentu. 

  1. Sakit Kepala
  2. Sakit Kepala Primer

Umumnya sakit kepala selama kehamilan adalah sakit kepala primer. Artinya sakit kepala ini terjadi dengan sendirinya dan bukan pertanda atau gejala gangguan lain. Adapun sakit kepala primer terbagi menjadi beberapa jenis meliputi:

  • sakit kepala tegang
  • serangan migrain
  • sakit kepala cluster
  1. Sakit Kepala Sekunder

Berbeda dengan sakit kepala primer, sakit kepala sekunder disebabkan oleh masalah medis selama kehamilan, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol, dan lain-lain.

Gejala Umum Sakit Kepala Selama Kehamilan

Sakit kepala memiliki gejala yang bervariasi di setiap orang. Namun, Anda mungkin akan mengalami beberapa gejala seperti:

  • nyeri berdenyut di kepala
  • sakit kepala di satu atau kedua sisi kepala
  • rasa sakit di belakang satu atau kedua mata
  • sakit kepala sebelah (migrain) disertai rasa ingin mual dan pandangan kabur

Penyebab Sakit Kepala Saat Hamil

Sakit kepala tegang (primer) sangat sering terjadi pada trimester pertama kehamilan. Kondisi ini mungkin terjadi karena tubuh sedang mengalami beberapa perubahan, meliputi:

  • perubahan hormon
  • perubahan berat badan
  • volume darah lebih tinggi
  • perubahan berat badan

Selain itu, sakit kepala ini juga dapat disebabkan oleh faktor gaya hidup yang kurang sehat dan masalah medis seperti:

  • tubuh dehidrasi
  • Anda kurang tidur
  • mengonsumsi kafein
  • tubuh kurang nutrisi
  • kadar gula darah yang rendah
  • kurangnya aktivitas fisik 
  • kelelahan
  • diabetes
  • hipertensi
  1. GERD Selama Hamil

GERD menyebabkan sakit perut yang menyiksa. Berdasarkan Mayo Clinic, wanita mengalami GERD selama kehamilan karena peningkatan progesteron. Progesteron menyebabkan otot-otot usus rileks, sehingga memperlambat kinerja usus dalam memproses makanan. Makanan tetap berada di usus besar lebih lama sehingga menyebabkan pembentukan gas.

Selain itu, saat usia kehamilan bertambah, perut Anda akan semakin membesar dan memberikan tekanan ekstra pada organ tubuh di dalam, termasuk organ pencernaan. Hal ini menyebabkan kinerja usus melambat sehingga memungkinkan terjadinya penumpukan gas. 

  1. Kontraksi Braxton-Hicks

Kontraksi Braxton-Hicks lebih dikenal dengan sebutan kontraksi palsu. Kondisi ini terjadi ketika otot-otot rahim berkontraksi hingga dua menit. Kontraksi ini bukan disebabkan lahir dini (persalinan). Umumnya, kontraksi palsu terjadi secara tidak teratur dan merupakan hal yang normal. 

Kontraksi Braxton-Hicks sering terjadi pada trimester ketiga kehamilan. Tidak seperti kontraksi persalinan, kontraksi ini tidak menimbulkan rasa sakit separah kontraksi persalinan dan akan hilang dengan sendirinya. 

  1. Sindrom HELLP

Sindrom HELLP adalah akronim dari tiga gangguan medis, yaitu hemolisis, peningkatan enzim hati, dan trombosit rendah. Gangguan ini adalah komplikasi kehamilan yang berisiko mengancam jiwa. Tidak jelas apa yang menyebabkan HELLP, tetapi beberapa wanita mengalami kondisi tersebut setelah menerima diagnosis preeklamsia, namun wanita tanpa preeklamsia juga dapat mengalami sindrom ini.

Adapun gejala HELLP yang perlu Anda ketahui dan waspadai adalah sebagai berikut:

  • sakit kepala intens
  • kelelahan dan malaise
  • mual dan muntah
  • pandangan yang kabur
  • tekanan darah tinggi
  • oedema (pembengkakan) pada wajah, tangan, kaki
  • pendarahan
  • Jika Anda mengalami sakit perut yang intens.

Catatan SehatQ

Segera hubungi dokter Anda jika keluhan hamil Anda disertai dengan salah satu dari demam atau kedinginan, munculnya pendarahan vagina atau bercak, keputihan selama hamil, kontraksi berulang, mual atau muntah yang hebat, sering pusing, dan rasa sakit atau terbakar selama atau setelah buang air kecil.

Cacar Air Dewasa: Gejala, Komplikasi, dan Cara Mengobatinya

Cacar Air Dewasa: Gejala, Komplikasi, dan Cara Mengobatinya

Cacar air umumnya sering dialami saat masih kecil. Namun, tidak jarang kondisi ini muncul pada orang dewasa, terutama yang tidak menerima vaksin cacar. Cacar air dewasa bisa lebih berbahaya dibandingkan yang terjadi pada anak-anak, sehingga perlu penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan komplikasi yang berat.

Cacar air pada orang dewasa disebabkan oleh virus herpes Varicella Zoster Virus atau biasa disebut VSV. Kondisi ini bisa menjadi lebih fatal jika dialami oleh ibu hamil. Pasalnya, bayi di dalam kandungan bisa iktu tertular dan meningkatkan resiko lahir dalam keadaan cacat atau meninggal.

Gejala Cacar Air Dewasa

Gejala cacar air yang dialami orang dewasa tidak jauh berbeda dari yang dialami oleh anak-anak. Namun, pada orang dewasa gejalanya akan lebih parah. Gejala cacar air dewasa, diantaranya adalah:

  • Demam tinggi yang muncul sebelum timbul ruam merah
  • Nyeri dan sakit kepala
  • Nafsu makan menurun
  • Tubuh terasa lemas
  • Muncul ruam atau binti-bintik merah di wajah. Ruam akan menyebar ke dada dan bagian tubuh lainnya, kemudian menjadi benjolan yang berisi cairan dan terasa gatal.

Tubuh akan mengalami gejala-gejala tersebut sekitar 1 hari hingga 3 minggu setelah terpapar virus yang menyebabkan cacar air.

Penularan Cacar Air Dewasa

Virus penyebab cacar air bisa menular dengan mudah melalui udara saat penderitanya batuk atau bersin. Cairan seperti air ludah juga bisa menjadi medium penyebaran cacar air.

Maka dari itu, penderita disarankan untuk tidak beraktivitas dengan orang lain dan tetap berada di dalam rumah, agar tidak menularkannya ke orang lain.

Komplikasi Cacar Air Dewasa

Cacar air yang dialami sebenarnya bukanlah penyakit yang berbahaya. Namun, pada kondisi tertentu dapat menimbulkan berbagai komplikasi, diantaranya seperti:

  • Infeksi pada jaringan kulit dan tulang
  • Sepsis atau infeksi karena adanya bakteri di aliran darah
  • Peradangan otak (ensefalitis)
  • Perdarahan
  • Dehidrasi

Pada ibu hamil, cacar air bisa menyebabkan komplikasi yang lebih berbahaya, yaitu risiko pneumonia hingga penularan ke janin di dalam kandungan.

Janin yang tertular cacar dari ibunya mungkin akan mengalami Foetal Varicella Syndrome (FVS) yang bisa menyebabkan berbagai gangguan seperti katarak, gangguan pertumbuhan anggota tubuh, postur tubuh pendek, hingga kerusakan pada otak.

Orang dengan sistem imun yang lemah juga memiliki beberapa risiko komplikasi yang berbahaya, seperti mengalami keracunan darah, pneumonia, dan meningitis.

Mengobati Cacar Air pada Orang Dewasa

Orang dewasa yang mengalami penyakit kulit ini membutuhkan penanganan dokter untuk mengatasi gejala-gejala yang dialami. Dokter akan meresepkan beberapa obat seperti lotion kalamin untuk menghilangkan rasa gatal dan obat pereda demam jika Anda mengalaminya.

Selain itu, ada beberapa perawatan yang bisa Anda lakukan untuk mengobati penyakit kulit ini, diantaranya:

  • Jangan keluar rumah selama masih belum sembuh total dari cacar air.
  • Tahan diri untuk menggaruk ruam yang muncul atau bahkan bekas lukanya, menggaruk hanya akan memperlama proses penyembuhan.
  • Mandi dengan menggunakan air hangat kuku untuk meredakan rasa gatal.
  • Jangan konsumsi ikan dan makanan laut lainnya agar tidak semakin gatal. 
  • Makanan yang dianjurkan untuk penderita cacar air adalah daging, sayuran hijau, dan buah-buahan sumber vitamin C.

Pencegahan Penularan Cacar Air Orang Dewasa

Untuk menghindari penularan penyakit kulit ini ke orang lain, perhatikanlah beberapa hal berikut:

  • Jaga kebersihan dengan mencuci tangan sebelum makan atau sesudah ke kamar kecil. Pastikan orang yang merawat Anda menggunakan masker dan mencuci tangan setelah menyentuh barang-barang pribadi Anda
  • Pastikan kuku tetap pendek karena kuku yang panjang bisa membuat kulit tergores saat Anda menggaruk cacar yang terasa gatal
  • Isolasi diri dan hindari mengunjungi tempat umum
  • Tutupi seluruh tubuh yang terkena cacar untuk menghindari Anda menggaruk bagian tubuh yang gatal

Apabila Anda belum pernah menerima vaksin cacar air dan belum pernah mengalaminya, maka Anda harus lebih waspada. Segera tangani dengan tepat dan hubungi dokter untuk menghindari risiko komplikasi cacar air dewasa yang berbahaya.

Berbagai Nutrisi Penting Susu Prenagen untuk Ibu dan Janin

Berbagai Nutrisi Penting Susu Prenagen untuk Ibu dan Janin

Saat memasuki masa kehamilan, banyak hal diupayakan demi kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Salah satunya adalah mencukupi kebutuhan nutrisi supaya bayi dapat  tumbuh dan berkembang dengan baik. Tapi Anda juga harus memperhatikan asupan nutrisi bagi ibu hamil.

Karena nutrisi yang diterima oleh ibu hamil berdampak pada  kesehatan bayi. Ibu hamil harus mendapatkan nutrisi yang baik untuk kesehatannya. Itulah sebabnya, selain fokus memenuhi nutrisi bagi pertumbuhan bayi, Anda juga harus dengan kebutuhan nutrisi sang ibu. salah satu contohnya bisa dengan mengonsumsi susu Prenagen Esensis yang  berkhasiat memberikan nutrisi bagi ibu dan janin.

Nutrisi Penting Saat Kehamilan

Berikut berbagai nutrisi yang disarankan untuk dipenuhi saat masa kehamilan:

  1. Protein

Protein memiliki fungsi yang sangat penting dalam membantu pertumbuhan janin, termasuk bagian pertumbuhan otak. Ketika ibu hamil mendapatkan protein yang cukup, maka aliran darah ke janin juga bisa jauh lebih maksimal. Protein ini bisa Anda dapatkan dari ayam, ikan salmon, daging sapi non-lemak, kacang polong dan juga selai kacang. 

  1. Asam Folat

Nutrisi yang bertanggung jawab dalam pembentukan DNA janin adalah Asam Folat. Nutrisi ini juga akan menghindari risiko cacat tabung saraf. Meningkatkan konsumsi makanan tinggi Asam Folat juga akan membantu mengurangi risiko lahir prematur.

  1. Zat Besi

Zat Besi sangat penting dalam proses pembentukan hemoglobin. Ibu hamil wajib memiliki hemoglobin yang cukup. Karena hemoglobin bertanggungjawab atas distribusi oksigen dan nutrisi ke janin.

  1. Kalsium

Kalsium memiliki manfaat agar bisa membentuk tulang dan gigi janin dengan maksimal. Kalsium juga bermanfaat bagi ibu hamil terutama untuk kesehatan tulang.

  1. Lemak

Lemak ternyata juga cukup dibutuhkan ketika Anda sedang hamil. Lemak biasa bekerja sebagai cadangan tenaga dan ini sangat dibutuhkan ibu hamil. Tapi ingat, lemak yang harus ditingkatkan adalah jenis lemak bagi seperti Omega-3

  1. Serat 

Serat ini berfungsi menghindarkan ibu hamil dari wasir dan sembelit. Kondisi hamil biasanya akan meningkatkan risiko dua gangguan tersebut.

  1. Vitamin 

Ibu hamil wajib memenuhi semua kebutuhan vitamin mulai A, C, B6, D dan lain-lain. Agar pertumbuhan janin dan kesehatan ibu hamil terjaga.

Keunggulan Prenagen Esensis

  1. Protein

Cara mudah dan ampuh agar Anda bisa memenuhi asupan protein adalah dengan mengonsumsi Prenagen Esensis ini. kandungan proteinnya cukup tinggi dan bisa membantu membangun dan juga memperbaiki jaringan pada tubuh.

  1. Tinggi Asam Folat

Asam Folat yang terkandung dalam Prenagen termasuk tinggi. Kandungan asam folat sangat bermanfaat bagi ibu hamil untuk meningkatkan kesuburan dan juga mencegah terjadinya cacat saraf. Sehingga antara ibu hamil dan kandungan bisa mendapatkan nutrisi secara maksimal.

  1. Tinggi Kandungan Zinc

Saat hamil, ibu hamil pastinya akan mendapatkan beban tambahan berat badan. Untuk bisa menjaga kekuatan tulang, maka membutuhkan kandungan Zinc atau Seng. Kandungan nutrisi ini bisa Anda temukan pada Prenagen Esensi dengan kadar yang cukup tinggi dan bermanfaat.

  1. Rendah Lemak

Sebagai ibu hamil, pastinya tetap ingin menjaga berat badan ideal tanpa mengurangi asupan nutrisi. Prenagen hadir menjadi solusi pemenuhan nutrisi secara maksimal dan lengkap tanpa khawatir kelebihan berat badan. Sebab kadar lemaknya sangat rendah dan direkomendasikan bagi ibu hamil.

Agar Anda tidak bingung ketika ingin memenuhi nutrisi ibu hamil, gunakan saja Prenagen Esensis. Dengan susu ini, maka asupan nutrisi ibu hamil sudah tercukupi tanpa perlu bingung mencari makanan sumber nutrisi yang beragam.

Bagaimana Mengobati Anterior Uveitis Agar Tidak Kambuh Lagi?

Anterior uveitis merupakan salah satu kondisi peradangan dan pembengkakan di mata yang bisa. Istilah uveitis menandakan penyakit ini sering menyerang bagian mata yang disebut uvea, termasuk iris, badan siliaris, dan koroid. Tapi, uveitis juga mempengaruhi lensa dan bagian mata lainnya sehingga menyebabkan berkurangnya ketajaman penglihatan, bahkan dalam kasus lain kebutaan. 

Uveitis terbagi menjadi beberapa jenis yang mempengaruhi bagian mata yang berbeda serta tingkat keparahan beragam. Anterior uveitis termasuk jenis yang paling ringan, namun jika tak diobati tetap bisa mengakibatkan kebutaan.

image Uveitis

Jenis-jenis uveitis

Uveitis terbagi menjadi beberapa jenis tergantung pada daerah yang terpengaruh, yaitu:

  1. Anterior uveitis

Anterior uveitis adalah bentuk uveitis yang paling umum, terutama pada orang yang lebih muda dan usia paruh baya. Kondisi ini mempengaruhi mata bagian depan, yaitu iris dan badan siliaris.

Anterior uveitis memiliki keparahan yang ringan, tapi bisa tiba-tiba berbahaya terutama jika dialami oleh orang dengan kondisi medis tertentu. 

  1. Uveitis mata tengah

Uveitis intermediet atau mata tengah sering mempengaruhi orang dewasa muda, dengan pusat perdagangan berada di vitreous. 

  1. Uveitis posterior

Uveitis posterior disebut juga dengan miokarditis karena mempengaruhi bagian belakang mata. Uveitis posterior merupakan bentuk uveitis yang paling jarang, tapi juga cenderung lebih serius dibandingkan anterior uveitis.

  1. Panuveitis

Panuveitis terjadi ketika peradangan mempengaruhi semua bagian utama mata. Salah satunya yang paling terkenal adalah penyakit Behcet yang bisa merusak retina.

Penyebab uveitis

Uveitis bisa terjadi pada siapapun tak mengenal kondisi kesehatan. Namun umumnya, anterior uveitis yang menyerang orang sehat terjadi secara tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas. Kondisi ini disebut dengan uveitis anterior idiopatik. Selain itu penggunaan obat-obatan tertentu, atau cedera atau trauma mata juga bisa memicu uveitis anterior. 

Uveitis anterior juga rentan menyerang pasien penderita autoimun karena sistem kekebalan tubuh lemah dan menyerang bagian tubuh lainnya. Kondisi autoimun yang terkait dengan uveitis antara lain:

  • Reumatoid artritis
  • Psoriasis
  • Radang sendi
  • Kolitis ulseratif
  • Penyakit Crohn
  • Penyakit Kawasaki
  • Spondilitis ankilosa
  • Sarcoidosis

Infeksi virus dan bakteri seperti AIDS, herpes zoster, tuberkulosis, juga dapat menyebabkan anterior uveitis. Penyebab lain yang dapat meningkatkan risiko anterior uveitis adalah paparan racun.

Apakah anterior uveitis harus diobati?

Anterior uveitis ditandai dengan mata perih, sakit, dan kemerahan. Pasien juga sering mengalami penglihatan kabur, peka terhadap cahaya, dan sering melihat bintik gelap mengambang (floaters). Jika Anda mengalami gejala ini pada salah satu atau kedua mata, sebaiknya segera mendatangi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Setelah dilakukan berbagai tes dan didapati Anda terkena uveitis anterior, dokter akan meresepkan obat tetes mata yang berfungsi untuk melebarkan pupil untuk mencegah kejang otot pada iris dan badan siliaris. Perawatan ini berlangsung selama beberapa hari atau minggu hingga peradangan berkurang. 

Terkadang dokter juga akan memberikan obat tetes mata yang mengandung steroid, seperti prednison, untuk mengurangi peradangan. Namun jika kondisi tak kunjung baik, dokter akan memberikan suntikan steroid dan obat steroid oral.

Jika uveitis tidak diobati, maka pasien akan berisiko mengembangkan glaukoma, katarak, atau gangguan pada mata lainnya yang pada akhirnya menyebabkan kebutaan.

Apa yang harus dilakukan ketika anterior uveitis kambuh?

Biasanya, anterior uveitis dapat sembuh dengan menggunakan obat tetes mata yang diresepkan dokter. Namun anterior uveitis adalah kondisi yang dapat menyebabkan kekambuhan terutama jika setelah menghentikan terapi dalam waktu lama.

Jika Anda pernah menderita anterior uveitis dan terjadi kekambuhan, sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat. Dokter mungkin akan memberikan steroid jangka panjang atau agen imunosupresif untuk mengatasi gejala tersebut.

Cara Mendeteksi Penyakit di Cito Laboratorium Klinik

Cito Laboratorium Klinik merupakan lab yang menyediakan berbagai layanan laboratorium dan radiologi. Melakukan pemeriksaan laboratorium menjadi salah satu cara yang dokter lakukan guna membantu mendiagnosa penyakit. Karena dokter tidak akan bisa mendeteksi penyakit hanya berdasarkan gejala yang ada.

Guna membantu Anda mendeteksi penyakit sejak dini, Anda bisa melakukan pengecekan laboratorium seperti tes darah, tes urin atau rontgen. Karena semakin cepat Anda mendeteksinya maka, semakin kecil penyakit tersebut menimbulkan komplikasi. Bahkan waktu penyembuhnya bisa menjadi lebih cepat.

Ada beberapa pemeriksaan di Cito Laboratorium Klinik yang bisa membantu Anda mendeteksi penyakit seperti jantung, diabetes, hingga tekanan darah tinggi. Rangkaian pemeriksaan tersebut adalah:

  1. Screening Gangguan Fungsi Tiroid

Tes ini bertujuan untuk mendeteksi apakah tiroid Anda berfungsi dengan baik atau tidak. Pemeriksaan ini juga bisa berguna untuk mendeteksi ada atau tidaknya kelainan hormon tiroid. Tingginya hormon tiroid di dalam tubuh bisa menyebabkan hipertiroidisme dan jika kadar hormon tiroid terlalu sedikit maka bisa menyebabkan hipotiroidisme.

Jenis pemeriksaan yang berguna untuk mendeteksi gangguan fungsi tiroid adalah:

  • FT4
  • TSHs
  • Elektrolit ( Na. K.Cl)
  • Ca ion

Saat melakukan screening gangguan fungsi tiroid maka pertama-tama dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mengajukan beberapa pertanyaan. Selain itu, Anda juga akan melakukan tes darah, USG tiroid dan biopsi kelenjar tiroid.

Untuk melakukan pemeriksaan in, Anda bisa menyiapkan dana sekitar Rp 1.160.000.

  1. Screening Penyakit Jantung Koroner

Penumpukan plak pada dinding arteri merupakan penyebab penyakit jantung koroner. Penumpukan plak tersebut menyebabkan penyempitan arteri yang bisa menghalangi aliran darah. Anda bisa melakukan screening penyakit jantung koroner di Cito Laboratorium Klinik dengan mengikuti rangkaian pemeriksaan seperti:

  • HbA1C
  • Kolesterol
  • Trigliserid
  • HDL Kolesterol
  • LDL Kolesterol
  • HsCRP
  • Tensi
  • Pemeriksaan EKG

Setelah melakukan rangkaian pemeriksaan tersebut, nantinya Anda akan melakukan konsultasi dengan dokter. Dokter akan menjelaskan mengenai hasil pemeriksaan dan merekomendasikan pengobatan.

Harga untuk screening jantung koroner disini adalah Rp 915.000.

  1. Screening Sindrom Metabolik

Berguna untuk melihat penyakit seputar sindrom metabolik. Sindrom metabolik merupakan kondisi yang terjadi bersamaan dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2 dan stroke. Orang yang menderita sindrom metabolik maka Anda akan mengalami tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang tinggi, tingginya kadar kolesterol atau banyaknya lemak tubuh pada pinggang.

Nantinya Anda akan melakukan pemeriksaan seperti:

  • Glukosa Puasa
  • Kolesterol Total
  • HDL-Kolesterol
  • LDL-Kolesterol
  • Trigliserid
  • Rasio Kolesterol / HDL Kolest
  • Lingkar Pinggang
  • Tensi

Harga pemeriksaan ini adalah Rp 460.000.

  1. Screening Demam Lengkap

Demam merupakan suatu gejala dari penyakit yang menandakan jika tubuh sedang melawan infeksi. Guna mengetahui penyebab pasti demam, Anda bisa melakukan tes demam lengkap di Cito Laboratorium yang mencakup:

  • Darah lengkap otomatis + LED
  • Analisa urine
  • IgM/ IgG anti dengue ( Antibodi DHF)
  • IgM salmonella typhi ( Antibodi S.typhoid)
  • Swab antigen
  • SGOT/ SGPT

Harga pemeriksaan demam lengkap adalah Rp 1.075.000.

  1. Screening Demam Berdarah dan Typhoid

Merupakan rangkaian pemeriksaan yang berguna membantu dokter mendiagnosis penyakit demam berdarah dan typhoid. Kedua penyakit tersebut ditandai dengan demam tinggi lebih dari tiga hari sehingga diperlukan pemeriksaan lab guna membantu mendeteksinya.

  • Darah lengkap otomatis
  • IgM/ IgG Anti Dengue (Antibodi DHF)
  • IgM salmonella typhi (Antibodi S.typhoid)

Screening demam berdarah dan typhoid memiliki harga Rp 725.000.

Itulah beberapa pemeriksaan di Cito Laboratorium Klinik guna membantu Anda mendeteksi penyakit sejak dini.