Minuman dan Makanan Pereda Mual Saat Hamil Muda

Makanan pencegah mual saat hamil, antara lain jahe, ubi, dan pisang

Mual, juga dikenal dengan sebutan morning sickness, merupakan salah satu gejala kehamilan yang umum dijumpai. Mual akan lebih terasa terjadi pada trimester pertama, dan biasanya disebabkan karena adanya fluktuasi hormon. Mual juga dapat muncul kembali saat usia kandungan yang lebih tua, namun mual pada masa ini kemungkinan besar disebabkan karena janin yang semakin tumbuh menekan lambung sang ibu. Ada beberapa minuman dan

makanan pereda mual saat hamil muda yang bisa Anda konsumsi. 

Untuk mengatasi mual, minuman dan makanan pereda mual saat hamil muda menjadi cara termudah untuk terbebas dari rasa tidak nyaman yang mengganggu. Contoh makanan dan minuman yang bisa Anda konsumsi di antaranya adalah:

  • Makanan yang bersuhu dingin. Saat Anda merasa mual atau sakit, tubuh Anda dapat mentoleransi makanan bersuhu dingin dengan lebih baik dibandingkan dengan makanan hangat atau panas. Hal ini biasanya disebabkan karena makanan dingin tidak memiliki bau yang kuat dan menyengat, yang mana dapat memicu terjadinya mual dan muntah. Rasa tidak suka akan bau menyengat merupakan gejala yang umum dijumpai pada masa kehamilan. Satu studi menemukan bahwa 41 persen wanita akan merasa jijik pada makanan yang memiliki bau dan lebih tinggi berkemungkinan untuk menderita mual karenanya. Beberapa pilihan makanan dingin yang efektif mengatasi mual saat hamil di antaranya adalah es krim, buah dingin, yogurt, dan juga custard. Jika rasa mual membuat Anda enggan untuk makan makanan pereda mual saat hamil muda, cobalah mengisap es batu. Selain dapat membantu mengurangi gejala mual, mengisap es batu juga cara baik untuk tetap menjaga tubuh Anda terhidrasi. 
  • Kaldu. Kaldu ayam atau sup ayam merupakan home remedies yang umum digunakan untuk mengatasi sakit kepala, demam, dan juga flu. Cairan biasanya dapat ditoleransi dengan lebih baik saat Anda merasa mual. Oleh karena itulah sup dan kaldu dapat menjadi langkah pertama baik sebelum Anda mulai mengonsumsi makanan yang lebih berat lagi. Kaldu juga menyediakan hidrasi dan elektrolit, yang mana sangat penting jika Anda sudah sering muntah dan atau sedang memiliki demam. Satu cup (240 ml) kaldu ayam mengandung 16 persen asupan harian direkomendasikan (DV) untuk garam, 8 persen DV untuk potassium, dan 8 persen DV untuk niacin. Menambahkan ayam dan sayuran ke dalam kaldu juga dapat menyediakan tambahan kalori, protein, vitamin, dan mineral untuk memberikan tubuh Anda sedikit energi. Selain itu, apabila mual Anda disebabkan karena hidung tersumbat atau demam, kaldu yang hangat dapat membantu meredakan hidung tersumbat, yang akan membuat Anda merasa lebih baik. 
  • Pisang. Saat Anda mual dan muntah, sangat penting untuk tetap makan sumber makanan yang bernutrisi dan menyediakan energi untuk membantu tubuh tetap kuat dan cepat pulih. Pisang adalah buah yang bernutrisi dan tinggi kandungan energi yang mudah dimakan dan dicerna tubuh saat sakit. Pisang juga dapat membantu mengganti potassium yang mungkin hilang jika Anda sering muntah atau sedang menderita diare. Makanan lunak yang tinggi kandungan energi lainnya di antaranya adalah alpukat, bubur, kentang tumbuk, dan peanut butter. 

Selain mengonsumsi minuman dan makanan pereda mual saat hamil muda di atas, ada beberapa cara yang bisa membantu Anda mengatasi gejala ini. Jangan berbaring setelah Anda makan, khususnya 30 menit setelahnya. Berbaring setelah makan dapat memberikan tekanan ke lambung, yang mana akan membuat mual Anda menjadi lebih buruk. Selain itu, hindari memasak atau mempersiapkan makanan. Bau atau aroma yang muncul saat Anda memasak dan mempersiapkan makanan dapat membuat rasa mual menjadi lebih buruk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *