Manfaat, Kelebihan dan Kekurangan Termometer Telinga untuk Kesehatan

Termometer merupakan salah satu alat medis yang bisa digunakan dengan mudah oleh siapa saja termasuk ayah, ibu dan bahkan anggota keluarga lain. Termometer telinga atau termometer timpani memang dirancang untuk bisa digunakan oleh orang awam yang bukan berasal dari dunia medis. Secara umum cara menggunakan termometer timpani hanya dengan meletakkan ujung termometer pada bagian lubang telinga. Setelah itu indikator suhu akan menunjukkan temperatur tubuh seseorang.

Sebelum kamu memutuskan untuk membeli termometer, ada baiknya kamu mengetahui manfaat, kelebihan dan kekurangan termometer timpani. Tujuannya agar kamu paham cara penggunaannya. Selain itu dengan memahami manfaat serta fungsi termometer, kamu akan lebih pama tips merawat termometer agar awet saat digunakan.
Manfaat termometer timpani
Berikut ini beberapa manfaat dari termometer timpani yang bisa membantu kamu dalam kehidupan sehari-hari.

Alat indikator untuk menentukan kapan harus ke dokter
Termometer timpani mempunyai fungsi untuk mengecek suhu tubuh. Ketika anggota keluarga ada yang sedang tidak enak badan atau sakit, maka termometer bisa memastikan suhu tubuh. Apabila suhu tubuh di atas temperatur standar yaitu 36-37 derajat celcius, maka sudah saatnya mengunjungi dokter.

Alat medis rumahan untuk memantau demam
Apabila setelah mengunjungi dokter anggota keluarga diperbolehkan untuk istirahat di rumah, maka temperatur akan berguna untuk memantau demam. Dengan begini kamu bisa mengetahui apakah demam sudah reda atau masih berlangsung.
Kelebihan termometer
Setelah kamu mengetahui manfaat dari termometer timpani, saatnya kamu mengetahui kelebihan termometer ini.

Termometer timpani bisa mengukur suhu dengan cepat
Termometer timpani menggunakan infra merah untuk menangkap suhu tubuh. Apabila posisi temperatur timpani diletakkan dengan tepat, maka termometer bisa menangkap suhu di area telinga.

Nyaman digunakan
Termometer timpani tidak akan melukai saat digunakan. Berbeda dengan termometer raksa yang berpotensi melukai seseorang, maka termometer timpani akan membantu kamu mengecek suhu dari bagian telinga dengan mudah dan nyaman.

Cocok untuk orang tua dan anak-anak
Termometer sangat cocok digunakan untuk orang dewasa, anak-anak dan bayi di atas 6 bulan. Hal ini karena pada usia tersebut, lubang telinga sudah bisa menyesuaikan dengan ujung termometer timpani.
Kekurangan termometer
Selain kelebihan di atas, ada beberapa kekurangan termometer timpani yang perlu kamu pahami misalnya adalah sebagai berikut,

Tidak cocok untuk bayi baru lahir
Bayi yang baru lahir memiliki lubang telinga yang kecil. Di lain sisi, ukuran ujung termometer timpani lebih besar dari diameter lubang telinga bayi. Untuk mencegah luka dan lecet, maka disarankan untuk tidak menggunakan termometer ini pada bayi baru lahir dan di bawah 6 bulan.

Kotoran telinga membuat tidak akurat
Kinerja termometer tidak akan akurat untuk merekam suhu apabila ada benda yang menutupinya. Misalnya saja kotoran telinga yang menumpuk. Hal ini akan menyebabkan infra merah pada termometer tidak bisa menangkap suh di area telinga.

Jangan digunakan saat terjadi infeksi di telinga
Apabila kamu sedang mengalami infeksi pada area dinding telinga, maka hindari menggunakan termometer ini. Hal ini untuk menghindari infeksi semakin bertambah parah apabila kamu tidak hati-hati menggunakan alat tersebut.

Memiliki termometer telinga di rumah ibarat memiliki kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Artinya, kamu bisa menjadikan termometer sebagai indikator apakah anggota keluarga sudah sehat atau butuh pertolongan lebih dari tenaga medis.

Jadi kalau kamu mau membeli termometer telinga, pastikan kamu tahu cara menggunakannya agar bisa mengoptimalkan kelebihan termometer ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *