keluhan ibu hamil

Macam-Macam Keluhan Ibu Hamil

Selama menjalani kehamilan, seorang ibu pasti merasakan perubahan di tubuhnya. Hal ini diakibatkan perubahan hormon di dalam tubuh. Perubahan ini dapat menyebabkan keluhan ibu hamil, seperti sakit kepala, GERD, dan kontraksi. Bahkan beberapa keluhan ibu hamil juga bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan tertentu. 

  1. Sakit Kepala
  2. Sakit Kepala Primer

Umumnya sakit kepala selama kehamilan adalah sakit kepala primer. Artinya sakit kepala ini terjadi dengan sendirinya dan bukan pertanda atau gejala gangguan lain. Adapun sakit kepala primer terbagi menjadi beberapa jenis meliputi:

  • sakit kepala tegang
  • serangan migrain
  • sakit kepala cluster
  1. Sakit Kepala Sekunder

Berbeda dengan sakit kepala primer, sakit kepala sekunder disebabkan oleh masalah medis selama kehamilan, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol, dan lain-lain.

Gejala Umum Sakit Kepala Selama Kehamilan

Sakit kepala memiliki gejala yang bervariasi di setiap orang. Namun, Anda mungkin akan mengalami beberapa gejala seperti:

  • nyeri berdenyut di kepala
  • sakit kepala di satu atau kedua sisi kepala
  • rasa sakit di belakang satu atau kedua mata
  • sakit kepala sebelah (migrain) disertai rasa ingin mual dan pandangan kabur

Penyebab Sakit Kepala Saat Hamil

Sakit kepala tegang (primer) sangat sering terjadi pada trimester pertama kehamilan. Kondisi ini mungkin terjadi karena tubuh sedang mengalami beberapa perubahan, meliputi:

  • perubahan hormon
  • perubahan berat badan
  • volume darah lebih tinggi
  • perubahan berat badan

Selain itu, sakit kepala ini juga dapat disebabkan oleh faktor gaya hidup yang kurang sehat dan masalah medis seperti:

  • tubuh dehidrasi
  • Anda kurang tidur
  • mengonsumsi kafein
  • tubuh kurang nutrisi
  • kadar gula darah yang rendah
  • kurangnya aktivitas fisik 
  • kelelahan
  • diabetes
  • hipertensi
  1. GERD Selama Hamil

GERD menyebabkan sakit perut yang menyiksa. Berdasarkan Mayo Clinic, wanita mengalami GERD selama kehamilan karena peningkatan progesteron. Progesteron menyebabkan otot-otot usus rileks, sehingga memperlambat kinerja usus dalam memproses makanan. Makanan tetap berada di usus besar lebih lama sehingga menyebabkan pembentukan gas.

Selain itu, saat usia kehamilan bertambah, perut Anda akan semakin membesar dan memberikan tekanan ekstra pada organ tubuh di dalam, termasuk organ pencernaan. Hal ini menyebabkan kinerja usus melambat sehingga memungkinkan terjadinya penumpukan gas. 

  1. Kontraksi Braxton-Hicks

Kontraksi Braxton-Hicks lebih dikenal dengan sebutan kontraksi palsu. Kondisi ini terjadi ketika otot-otot rahim berkontraksi hingga dua menit. Kontraksi ini bukan disebabkan lahir dini (persalinan). Umumnya, kontraksi palsu terjadi secara tidak teratur dan merupakan hal yang normal. 

Kontraksi Braxton-Hicks sering terjadi pada trimester ketiga kehamilan. Tidak seperti kontraksi persalinan, kontraksi ini tidak menimbulkan rasa sakit separah kontraksi persalinan dan akan hilang dengan sendirinya. 

  1. Sindrom HELLP

Sindrom HELLP adalah akronim dari tiga gangguan medis, yaitu hemolisis, peningkatan enzim hati, dan trombosit rendah. Gangguan ini adalah komplikasi kehamilan yang berisiko mengancam jiwa. Tidak jelas apa yang menyebabkan HELLP, tetapi beberapa wanita mengalami kondisi tersebut setelah menerima diagnosis preeklamsia, namun wanita tanpa preeklamsia juga dapat mengalami sindrom ini.

Adapun gejala HELLP yang perlu Anda ketahui dan waspadai adalah sebagai berikut:

  • sakit kepala intens
  • kelelahan dan malaise
  • mual dan muntah
  • pandangan yang kabur
  • tekanan darah tinggi
  • oedema (pembengkakan) pada wajah, tangan, kaki
  • pendarahan
  • Jika Anda mengalami sakit perut yang intens.

Catatan SehatQ

Segera hubungi dokter Anda jika keluhan hamil Anda disertai dengan salah satu dari demam atau kedinginan, munculnya pendarahan vagina atau bercak, keputihan selama hamil, kontraksi berulang, mual atau muntah yang hebat, sering pusing, dan rasa sakit atau terbakar selama atau setelah buang air kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *