Khasiat Counterpain Cream untuk Atasi Gejala Nyeri Sendi

Nyeri sendi bisa disebabkan karena berbagai hal, contohnya seperti radang sendi, dan menderita fibromyalgia atau tiroid yang kurang aktif. Nyeri sendi dapat terasa ringan hingga parah seperti muncul sensasi seperti terbakar yang parah atau sensasi tajam pada satu atau beberapa sendi. Nyeri sendi dapat diatasi dengan berbagai cara pengobatan, salah satu cara mengobati dengan mudah adalah dengan menggunakan Counterpain Cream yang mudah didapat dan harganya terjangkau.

Gejala Nyeri Sendi

Pada beberapa kasus tertentu, nyeri sendi mengharuskan Anda untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Hal tersebut juga perlu dilakukan apabila Anda tidak mengetahui penyebab nyeri sendi dan disertai dengan gejala lain yang tidak dapat dijelaskan.

Gejala lain yang biasanya menyertai nyeri sendi meliputi:

  • nyeri sendi
  • kekakuan sendi
  • pembengkakan sendi
  • gerakan sendi terbatas
  • kelemahan pada sendi, atau sendi menjadi tidak stabil
  • kelelahan.

Anda harus segera memeriksakan ke dokter apabila nyeri sendi diiringi gejala sebagai berikut.

  • Area di sekitar sendi menjadi bengkak, merah, lunak atau hangat saat disentuh
  • Nyeri sendi berlanjut selama tiga hari atau lebih
  • Anda mengalami demam tetapi tidak disertai tanda-tanda flu lainnya.

Anda harus segera berkonsultasi dan memeriksakan ke dokter atau mengunjungi ruang gawat darurat jika salah satu dari hal berikut terjadi:

  • Anda pernah mengalami cedera serius.
  • Sendi tampak cacat.
  • Terjadi pembengkakan sendi secara tiba-tiba.
  • Sendi tidak dapat digerakkan.
  • Nyeri sendi terasa semakin parah.

Pengobatan Nyeri Sendi

Untuk mengobati nyeri sendi, harus disesuaikan dengan faktor yang menyebabkan nyeri sendi. Dalam beberapa kasus tertentu, dokter perlu melakukan tindakan seperti mengeluarkan cairan yang terkumpul di area sendi untuk menguji infeksi yang terjadi atau asam urat atau penyebab lain dari nyeri sendi.

Setelah Anda menerima diagnosis dari dokter, Anda bisa menyusun rencana pengobatan yang mencakup strategi perawatan diri, terapi fisik dan pembedahan (jarang dilakukan).

Strategi Perawatan Diri

Anda bisa mengunjungi dokter untuk melakukan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan rutin, misalnya untuk nyeri sendi akibat osteoporosis, kanker dan depresi. Selain itu, Anda dapat melakukan beberapa hal seperti berikut ini.

  • Mencari tahu informasi seputar diagnosis nyeri sendi yang Anda alami
  • Aktif berolahraga
  • Makan makanan bergizi
  • Menurunkan berat badan jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Terapi Fisik

Terapi fisik bisa dilakukan untuk nyeri sendi dan berfokus pada pemeliharaan fungsi dan memperkuat otot di sekitar sendi serta meminimalkan kekakuan dan nyeri sendi. Terapis yang menangani Anda mungkin bisa merekomendasikan alat bantu jalan, atau penyangga. Bagi penderita fibromyalgia, olahraga dapat dilakukan untuk meminimalkan nyeri otot dan sendi serta meredakan gejala lain seperti kelelahan dan kecemasan.

Pengobatan

Beberapa obat dapat digunakan untuk mengatasi nyeri sendiri, tergantung pada diagnosis dan gejala yang Anda alami. Misalnya, jika nyeri sendi diakibatkan karena osteoarthritis, sejumlah obat berbeda dapat digunakan, termasuk:

  • Obat antiinflamasi non steroid topikal atau oral (NSAID)
  • Capsaicin topikal
  • Cymbalta (duloxetine)
  • Suntikan sendi steroid
  • Suntikan asam hialuronat

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan obat luar seperti Counterpain Cream yang dapat meredakan rasa sakit akibat nyeri sendi. Conterpain cream dikenal memiliki manfaat untuk meredakan nyeri yang terjadi pada otot dan sendi yang biasanya disebabkan karena terjadi peradangan, penipisan, serta kerusakan pada tulang. Counterpain cream mengandung metil salisilat dan eugenol yang sudah sejak lama dipercaya dapat mengatasi nyeri sendi serta memberikan sensasi dingin yang menyenangkan pada kulit. Meski Counterpain Cream sangat ampuh untuk mengatasi nyeri sendi, jangan pernah menggunakannya sebagai obat untuk diaplikasikan pada luka terbuka, karena dapat memperparah kondisinya.

Counterpain Cream juga aman untuk digunakan oleh ibu hamil, tentunya setelah melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu dan apabila manfaat yang diberikan lebih besar dibandingkan risikonya terhadap janin. Anda dapat membeli Counterpain Cream dengan harga Rp 21.240 untuk ukuran 15 gram, dan bisa Anda gunakan dengan mengoleskan sebanyak 1 hingga 4 kali dalam sehari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *