Faktor Leher Kaku Akibat Salah Posisi Tidur

Bangun tidur dengan rasa sakit di leher tentu sangat mengganggu, terlebih bila kamu tidak dapat menoleh atau melakukan gerakan kepala tanpa rasa sakit. Leher kaku pada umumnya sering terjadi karena salah posisi tidur. Orang kita biasa menyebut dengan istilah “salah bantal”. Salah bantal dalam dunia medis dikenal dengan muscle strain atau otot yang tegang. 

Leher kaku dan kepala pusing yang tidak tertahankan benarkah selalu menandakan gejala meningitis

Leher kaku karena salah bantal ini terjadi saat otot terlalu teriritasi atau robek. Hal ini biasanya terjadi karena kelelahan atau penggunaan otot yang tidak tepat. Lebih jauh, berikut beberapa faktor yang menyebabkan leher kaku setelah bangun tidur.

  • Posisi tidur salah

Posisi tidur tengkurap ternyata dapat menyebabkan leher kaku saat terbangun. Saat tidur tengkurap, leher seseorang bisa bertumpu pada satu sisi selama berjam-jam. Hal ini dapat meregangkan otot leher sehingga membuat leher terasa pegal dan kaku di pagi hari. Tidur di kasur tanpa bantal dan guling juga dapat membuat ketegangan saat tidur. Penyebabnya adalah tulang belakang dan otot-otot di punggung menekan perut ke arah kasur.

  • Pemakaian bantal saat tidur 

Saat tidur, kamu perlu memperhatikan pemakaian bantal untuk mencegah rasa sakit di leher. Bantal yang tidak menopang kepala dan leher dengan benar dapat membuat ketegangan pada otot leher seseorang. Hal itulah yang menyebabkan sakit atau kaku pada leher. Agar tulang punggung dan leher nyaman, disarankan memakai bantal yang terbuat bulu atau memory foam sehingga kepala kamu tetap nyaman di malam hari.

  • Gerakan tiba-tiba atau whiplash

Tanpa disadari, mungkin kamu mungkin melakukan gerakan tiba-tiba, seperti duduk dengan cepat atau melemparkan anggota tubuh kamu dalam mimpi. Hal ini dapat meregangkan otot leher sehingga leher kaku. Selain itu, gerakan melempar dan berputar saat tidur, atau mencoba tidur juga dapat membuat ketegangan dan stres pada leher.

Kendati amat mengganggu, ingat, bahwa mengatasi leher kaku akibat salah  bantal tak boleh sembarangan. Upaya untuk mengatasi kondisi ini harus dilakukan dengan hati-hati. Salah penanganan bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius. 

Anda biasanya tidak memerlukan pemeriksaan atau penanganan dokter ketika mengalami sakit leher karena salah tidur. Untuk mengatasi sakit di leher, Anda dapat mencoba cara-cara berikut ini:

  • Gunakan kompres dingin selama 20 menit untuk membantu mengurangi iritasi otot leher dan mengurangi pembengkakan. Kompres hangat dapat digunakan bila nyeri dirasakan selama beberapa hari. Kompres hangat dapat membantu melemaskan dan merelaksasikan otot, mengurangi nyeri dan memperbaiki rentang gerak otot leher;
  • Bila rasa sakit sangat berat hingga menyebabkan gerak leher terbatas, kamu dapat mengkonsumsi obat anti nyeri, seperti misalnya paracetamol atau ibuprofen. Kamu juga dapat menggunakan sediaan gel untuk dioleskan langsung ke leher kaku;
  • Gunakan bantal yang padat;
  • Lakukan olahraga ringan seperti berjalan atau yoga agar aliran darah tetap lancar. Jangan lupa lakukan peregangan setelah nyeri sedikit mereda. Kemudian, perlahan-lahan tingkatkan fleksibilitas. Ingat untuk tidak menggunakan penyangga leher kecuali atas saran dokter yang memeriksa kamu.
  • Jangan melakukan aktivitas yang memerlukan gerakan leher, misalnya bersepeda atau menyetir mobil karena dapat membahayakan.

Umumnya leher kaku dapat hilang dalam waktu beberapa jam, hari, dan seterusnya. Jika leher kaku kamu tidak kunjung membaik dan sudah mengganggu kehidupanmu, segeralah konsultasikan kepada dokter. Mengalami leher kaku berkepanjangan, terlebih ketika disertai gejala lain, bisa jadi disebabkan oleh kondisi kesehatan yang serius. Dokter bisa memberikan diagnosis lengkap dan pertolongan yang dibutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *