Berbagai Jenis Cycling Cap, Mana yang Anda Pilih?

Pada tahun 50-an dan 60-an, cycling cap modern telah memiliki banyak bentuk. Umumnya, cycling cap memiliki pinggirannya cukup pendek. Warna-warna cerah dan desain berbeda dari cycling cap menjadi ciri khas tertentu, bahkan di antaranya ada yang memiliki nama sponsor di topi mereka.  

Alasan praktis untuk memakai topi termasuk menjaga keringat dari alis Anda, mencegah air hujan menetes ke wajah Anda (berkat lapisan kapas), melindungi wajah Anda dari sinar matahari (jika matahari tepat berada di atas Anda pada siang hari. dan pinggiran pendek benar-benar dapat membantu), dan untuk menjaga kepala Anda sedikit lebih hangat selama musim semi dan musim gugur, ketika lapisan tipis dapat melindungi Anda dari dingin.

Sejak awal sepeda balap, sudah ada kebutuhan untuk menggunakan cycling cap. Aksesori ini sangat diperlukan untuk perlindungan dari panas hingga debu yang kerap mengganggu. Topi membantu menjaga sinar matahari dari mata pengendara dan kepala mereka. Cycling cap melindungi kepala dari kotoran jalan dan membantu menjaga keringat, atau hujan, dari mata pengendara.

cycling cap terbaik

Cycling cap tersedia dalam berbagai varietas dan terbuat dari kapas non-teknis termal. Setiap bahan memiliki kekuatannya sendiri untuk jenis berkendara tertentu. Oleh karena itu, jika Anda masih bimbang memilih apa saja jenis bahan dari cycling cap yang cocok untuk kulit dan nyaman digunakan selama bersepeda, simak lengkapnya di sini.

1. Wol

Wol sangat ideal untuk cycling cap dalam cuaca dingin. Bahan yang terbuat dari wot mampu membuat Anda tetap hangat setelah terkena basah. Anda dapat memilih jenis wol merino dengan serat sintetis seperti poliester. Bahkan ini merupakan campuran yang ringan dan tahan lama, sehingga cocok Anda gunakan dalam jangka panjang dan tidak membuat kepala berat ataupun pusing.

2. Sintetis

Produsen pakaian sering menggunakan sejumlah kain sintetis untuk sebagai bahan cycling cap. Akan tetapi, bahan sintetis cenderung menggunakan kombinasi poliester, nilon, dan spandeks. Sintetis serbaguna sangat populer digunakan karena memiliki bahan yang ringan dan memudahkan bernapas atau pergantian sirkulasi udara. Bahan sintetis sangat mudah dijahit dan efektif digunakan dalam segala situasi. 

Anda dapat memilih cycling cap dengan bahan sintetis yang dijahit menggunakan benang pada kain microfiber yang lembut. Carilah cycling cap yang memiliki kain tahan UV untuk melindungi Anda dari sinar matahari atau dilapisi dengan Durable Water Repellent (DWR) yang anti air.

3. Katun

Jika Anda memilih cycling cap dengan bahan katun, mungkin topi tersebut bisa Anda gunakan sehari-hari karena sangat nyaman. Cycling cap yang terbuat dari katun sangat mudah untuk membuat Anda tetap adem ataupun tetap hangat, terutama saat mulai berkeringat. Bahan katup akan membuat kepala terasa dingin ketika panas dan hangat saat udara mulai dingin. 

Pada dasarnya, semua cycling cap memiliki bahan yang berbeda karena memiliki tujuan yang berbeda. Anda dapat memiliki model cycling cap yang tahan air untuk menjadi pilihan terbaik, karena dapat mencegah keringat mengganggu penglihatan saat bersepeda. Selain itu, pilih cycling cap dengan bahan katun juga merupakan ide yang bagus. Jangan lupa untuk mencuci cycling cap setelah menggunakannya, supaya tidak bau dan membuat rambut terasa lepek ataupun mudah berketombe akibat keringat yang menumpuk pada topi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *