9 Cara Cegah GERD, Damaben untuk Solusinya

GERD atau gastroesophageal reflux disease merupakan kondisi ketika asam lambung mengalir naik ke saluran makanan dan mengiritasi dinding saluran. Kondisi ini akan menimbulkan gejala panas dan nyeri di dada. Untuk mengatasinya, penggunaan obat seperti Damaben sangat disarankan. 

Damaben merupakan obat untuk mengatasi beberapa masalah di perut dan usus, tidak terkecuali mereduksi gejala GERD. Mengandung metoklopamid hidroklorida sebagai zat aktifnya, Damaben bisa
menghambat substansi natural sehingga mempercepat pegosongan perut dan pergerakan usus atas. Alhasil, gejala GERD lekas mereda.

Namun selain menggunakna obat yang baiknya dikonsumsi 30 menit sebelum makan ini, sebenarnya banyak cara lain yang lebih natural untuk menghindarkan diri dari GERD. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mencegah GERD agar Anda tidak perlu berhadapan dengan gangguan pencernaan yang satu ini.  

Hindari Makanan Penyebab 

GERD sangat mudah dipicu oleh makanan tertentu. Makanan pedas, asam, maupun berlemak adalah musuh untuk saluran pencernaan yang bisa dengan mudah menimbulkan gejala GERD. Jadi jika Anda ingin mencegah GERD, sebaiknya hindari makanan-makanan penyebab penyakit ini. Anda juga dianjurkan untuk mengurangi konsumsi kafein yang memicu asam lambug. Di mana kafein umum didapati dalam kopi maupun cokelat. 

Lakukan Diet Bebas Gluten 

Suka makan goreng-gorengan atau bertepung lain? Rasanya memang enak, namun dampaknnya untuk menimbulkan GERD juga sangat besar. Gejala GERD Anda bahkan bisa tidur berkurang signifikan, walaupun sudah mengonsumsi Damaben apabila Anda masih terus mengonsumsi makanan mengandung gluten. Untuk mencegah GERD muncul berulang, lakukanlah diet bebas gluten, sepeti mengurangi makanan bertepung, membatasi konsumsi biji-bijian, serta mengurangi konsumsi gandum. 

Makan Porsi Kecil 

Salah satu cara lain agar gejala GERD tidak timbul adalah mengonsumsi Damaben 30 menit sebelum makan. Pastikan pula Anda membatasi porsi makan. Buatlah porsi makan lebih sedikit agar perut terisi tidak terlalu penuh dan menimbulkan tekanan yang menyebabkan asam lambung. 

Tinggikan Posisi Kepala saat Tidur 

GERD sangat mudah muncul pada malam hari, tidak terkecuali pada saat Anda tidur. Untuk mencegah kemunculannya, sebaiknya Anda menaikkan posisi kepala saat tidur. Ini membuat asam lambung lebih mudah turun ke perut Anda. Cara meninggikan posisi kepala pun sangat mudah. Anda cukup menambahkan satu bantal di kepala agar posisi kepala meninggi. 

Turunkan Berat Badan 

Berat badan berlebih atau obesitas adalah penyebab utama GERD. Ini karena lemak perut ekstra memberi tekanan pada perut Anda. Tekanan inilah yang mendorong cairan lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi panas maupun nyeri dada. Karena itu, cobalah untuk memulai program diet dan lebih bergerak aktif untuk menurunkan berat badan agar lebih ideal.  

Hindari Berbaring Setelah Makan 

Jangan langsung berbaring setelah makan karena hanya akan membuat gejala GERD lebih mudah muncul. Tunggu setidaknya tiga jam sebelum Anda berbaring setelah makan guna meminimalkan risiko naiknya asam lambung. 

Berhenti Merokok 

Beberapa penelitian menemukan fakta, nikotin dapat mengendurkan otot-otot saluran cerna Anda. Tidak hanya itu, merokok juga dapat mengganggu kemampuan air liur untuk membersihkan asam dari kerongkongan. Alhasil, Anda pun akan lebih mudah mengalami GERD yang bersifat kambuhan selama masih merokok. 

Kurangi Konsumsi Alkohol

Seperti halnya merokok, alkohol juga sangat mudah memicu GERD menimpa Anda. Ini karena Alkohol menyebabkan otot kerongkongan menjadi kejang serta saluran cerna mengendur. Asam lambung pun menjadi lebih mudah naik ke kerongkongan dan menimbulkan ketidaknyamanan.  

Kenakan Pakaian Longgar 

Jangan mengenakan pakaian atau ikat pinggang ketat yang bisa mengencangkan perut Anda. Tekanan ini akan membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Gejala GERD yang menyiksa pun bisa langsung Anda rasakan. 

*** 

Jika memang serangan GERD telanjur menyerang, Anda bisa melakukan terapi menggunakan Damaben. Alangkah lebih baik lagi, Anda mengonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter Anda mengenai penggunaan obat untuk saluran cerna ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *